Langkau ke kandungan utama

Catatan

Menunjukkan catatan yang berlabel harta

400) BAGAIMANA SUPAYA DENGAN HARTA KITA JADI MULIA?

Bismillah. Alhamdulillah. Assalamu'alaikum, Menjadi Mulia    Bagaimana kita menjadi mulia dengan harta yang kita ada? ( Dan tentunya harta yang halal.) Pertanyaan yang sangat baik. Mari kita kaji...    Harta pada dasarnya bukanlah kehinaan dan bukan pula kemuliaan, tetapi ia menjadi alat: jika digunakan dengan benar, ia membawa kemuliaan di sisi Allah; jika disalahgunakan, ia menjadi sebab kehinaan di sisi Allah dan di mata manusia.    Di sini  penjelasannya: 1. Harta jadi mulia bila digunakan di jalan Allah Allah berfirman: “Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. al-Baqarah 2:261)      Orang yang menjadikan hartanya sebagai alat memberi manfaat kepada agama dan manus...

384) APAKAH SEBAIK-BAIK HARTA YANG KITA TINGGALKAN UNTUK ANAK CUCU KITA?

Bismillah. Alhamdulillah. Assalamu'alaikum, Sebaib-baik peninggalan     Apakah sebaik-baik peninggalan kita kepada anak cucu bila kita sudah tiada?    Soalan yang sangat baik . Mari kita jelaskan: 1. Harta sebenar bukan hanya material    Ramai orang fikir harta terbaik untuk anak cucu ialah wang, tanah, rumah atau perniagaan. Benar, itu bermanfaat — tetapi semua itu boleh habis, boleh hilang, dan boleh melalaikan. Rasulullah ï·º bersabda:   “Bukanlah kekayaan itu kerana banyaknya harta benda, tetapi kekayaan yang sebenar adalah kaya jiwa.” (Riwayat al-Bukhari & Muslim)     Ini isyarat bahawa yang utama untuk diwariskan bukan hanya material,  tetapi jiwa yang kaya dengan iman, ilmu, dan akhlak.    Baik,  mari kita huraikan maksud “yang utama untuk diwariskan bukan hanya  material , tetapi jiwa yang kaya dengan iman, ilmu, dan akhlak.” a)  Harta benda bersifat sementara   ...

50) APAKAH 4 SOALAN YANG PASTI DITANYA?

Bismillah  Salam.        Hidup ini umpama satu ujian. Kita duduk di dalamnya, dan diberi kertas ujian. Apakah kertas-kertas ujian itu? Ada 4 kertas.....  1. Kertas umur 2. Kertas ilmu 3. Kertas harta 4. Kertas tubuh badan  Dari hadis; Nabi s.a.w bersabda: “Tidak akan bergeser dua telapak kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai dia ditanya (dimintai pertanggungjawaban) tentang umurnya kemana dihabiskannya, tentang ilmunya bagaimana dia mengamalkannya, tentang hartanya; dari mana diperolehnya dan ke mana dibelanjakannya, serta tentang tubuhnya untuk apa digunakannya” (HR. Tirmidzi)        Esok dihari kiamat tidak akan bergeser telapak kaki seorang hamba sebelum ia dimintakan tanggung jawab terlebih dahulu tentang 4 persoalan: Pertama,        Umur yg diberikan kepadanya akan diminta tanggungjawab kelak dimana ia gunakan?       Sejak kita akil baligh sampai ajal datang merenggut nyawa , ...