Bismillah. Alhamdulillah. Assalamualaikum. Teman tanpa Aib Sudah menjadi fitrah, manusia senantiasa mendambakan persahabatan yang tulus dan persaudaraan yang sejati. Namun, sering kali harapan itu pupus kerana pandangan kita yang terlalu menuntut kesempurnaan dari orang lain, seakan-akan kita sendiri tiada cela. Padahal, hakikat manusia adalah kumpulan suatu kelebihan yang dihiasi dengan kekurangan, dan kelemahan yang dibalut dengan kebaikan. Oleh itu, barangsiapa yang hanya ingin bersaudara atau berteman dengan mereka yang tanpa cela, niscaya ia akan berjalan sendirian tanpa kawan. Al-Fudhoil bin ‘Iyadh –rahimahullah– berkata, "من طلب اخا بلا عيب، بقي بلا اخ." ~ روضة العقلاء (ص: ١٦٩) “Barangsiapa mencari seorang saudara tanpa cela, maka ia akan hidup tanpa saudara.” [Roudhoh al-‘Uqala’ (hlm. 169), karya Abu Hatim Al-Bustiy] Menerima Dengan itu, marilah kita belajar menerima...