Bismillah.
Alhamdulillah.
Assalamualaikum,
Berinteraksi Dengan Ayat-ayat al Quran
Berinteraksi dengan ayat-ayat al-Qur'an bermaksud bagaimana seseorang Muslim menyambut, memahami, dan menghayati ayat-ayat Allah dalam kehidupannya. Ini bukan sekadar membaca, tetapi menghubungkan hati, akal, dan amal dengan wahyu Allah. Oleh kerana itu, langkah pertama ialah kita haruslah faham ayat quran itu melalui bahasa kita terlebih dahulu, sebelum kita mendalami maksudnya lebih dalam.
Berikut adalah cara-cara kita berinteraksi dengan ayat-ayat al quran dan penjelasannya:
1. Tadabbur (Merenung dan Memahami Makna)
Allah berfirman:
"Maka apakah mereka tidak mentadabburi Al-Qur’an?"
(Surah An-Nisa’: 82)
Iaitu bila kita membaca quran, jangan sekadar membaca lafaz, tapi renungkan maksudnya.
Tanyakan: “Apa yang Allah mahu saya fahami atau lakukan daripada ayat ini?”
Contoh:
Bila membaca ayat tentang sabar, fikirkan: "Adakah saya sedang sabar sekarang? Bila saya diuji, bagaimana reaksi saya?"
2. Tunduk dan Patuh (Taat pada Perintah dan Larangan)
Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tapi untuk ditaati suruhan dan larangannya. Ini telah Allah ingatkan ,
"Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu..."
(Surah Al-A'raf: 3)
Misalnya,
- Jika ayat perintah solat, kita tunaikan solat.
- Jika ayat larang ghibah, kita tinggalkan ghibah.
Dan sebagainya.
3. Merasa Diri Ditegur atau Diajak Berbicara
Al-Qur’an bukan cerita lama, tapi ia adalah cara Allah berbicara kepada kita secara peribadi.
Contoh: Bila membaca ayat,
"Wahai orang-orang yang beriman..."
Anggap Allah sedang menyapa kamu, bukan orang lain.
Dan kata Allah lagi,
....tegakkan solat dan tunaikan zakat.....
Maka rasakan itu kata-kata Allah kepada kita. Ia menyuruh berbuat sesuatu.
4. Merasai Keagungan, Takut, dan Cinta kepada Allah
Allah itu agung. Oleh itu dalam al quran ada di gambarkan keagungan Allah. Ada juga Allah memberi ancaman dan Allah menunjukkan rasa cintaNya kepada kita dalam al quran.
"Sekiranya Kami turunkan al-Qur’an ini ke atas gunung, nescaya engkau akan melihatnya tunduk terpecah kerana takut kepada Allah."
(Surah Al-Hasyr: 21)
- Bila baca ayat tentang azab, timbulkan rasa takut dan keinsafan.
- Bila baca tentang syurga, timbulkan harapan dan kerinduan.
- Bila baca kisah nabi dan orang soleh, timbulkan motivasi untuk ikut jejak mereka.
5. Membaca dengan Adab dan Khusyuk
Sebagaimana yang Allah jelaskan,
"Dan bacalah Al-Qur’an itu dengan perlahan-lahan (tartil)."
(Surah Al-Muzzammil: 4)
Selain membaca dengan tartil, adab yang penting bila membaca quran ialah:
- Suci dari hadas.
- Tenang, tidak tergesa-gesa.
- Bacaan tartil (jelas & berlagu indah).
- Dalam keadaan penuh hormat dan rendah hati.
Ini kerana quran bukanlah buku biasa, ia adalah kata-kata Allah yang penuh makna yang mendalam.
6. Menangis atau Terharu Bila Tersentuh
Seperti dinyatakan Allah tentang orang yang beriman kepada kitab-kitab Allah, apabila dibacakan ayat-ayat Allah kepadanya maka ia,
"Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Allah, mereka menyungkur sujud sambil menangis dan bertambah khusyuk."
(Surah Maryam: 58)
Air mata orang beriman bukan tanda kelemahan, tapi tanda hati mereka yang hidup dan tersentuh oleh kalam Tuhan.
7. Berdoa dan Memohon Sesuai dengan Ayat
Contoh:
Bila baca ayat tentang azab neraka, kita berdoa:
"Ya Allah, lindungi aku dan keluargaku dari api neraka."
Bila baca ayat rahmat dan syurga, kita mohon:
"Ya Allah, masukkan aku ke dalam syurga-Mu bersama orang yang soleh."
Penutup:
Al-Qur’an bukan buku biasa, ia adalah surat cinta dari Allah kepada hamba-Nya. Ia adalah ayat suci , ayat yang pasti benar dan ayat yang membawa petunjuk. Orang yang benar-benar berinteraksi dengan al-Qur'an akan berubah akhlaknya, bertambah imannya, dan merasa dekat dengan Allah.
Semoga bermenafaat dan sila sampaikan kepada orang lain.
Jeram.
2/8/2025
Ulasan
Catat Ulasan