Bismillah
Surah 73 ayat 10 dari Al-Qur'an berbunyi,
(maknanya secara ringkas):
"Dan bersabarlah terhadap apa yang mereka katakan, dan jauhilah mereka dengan cara yang baik."
Berikut beberapa hikmah dan pengajaran dari ayat ini:
1. Pentingnya kesabaran dalam menghadapi hinaan
Ayat ini mengajarkan bahwa ketika menghadapi kata-kata yang menyakitkan, ejekan, atau penolakan, kita tidak perlu membalas dengan emosi. Kesabaran adalah bentuk kekuatan, bukan kelemahan.
2. Menghindar tanpa konflik
"Jauhilah mereka dengan cara yang baik" berarti kita boleh menjauh dari orang atau situasi yang toxic, tetapi tetap dengan sikap sopan, tanpa membalas keburukan dengan keburukan.
3. Akhlak mulia lebih utama
Akhlak mulia lebih utama utama daripada menang debat
Ayat ini menekankan bahwa menjaga akhlak jauh lebih penting daripada membuktikan diri benar atau menang dalam perdebatan.
4. Strategi dakwah yang bijak
Dalam konteks dakwah, ini adalah arahan untuk tidak memaksakan kebenaran dengan cara keras, tetapi tetap tenang, sabar, dan elegan dalam bersikap.
5. Menjaga ketenangan hati
Dengan tidak membalas dan memilih menjauh secara baik, hati menjadi lebih tenang dan terhindar dari dendam atau kebencian.
juga tafsir dari ulama seperti Ibnu Katsir atau Al-Qurtubi untuk ayat ini supaya lebih mendalam.
Baik, kita lihat penjelasan dari para ulama tafsir tentang Surah 73:10 ini:
Tafsir Ibnu Katsir
Menurut Ibnu Katsir, ayat ini adalah perintah dari Allah kepada Nabi Muhammad ﷺ agar:
Bersabar terhadap gangguan kaum Quraisy yang mencela, mendustakan, dan menyakiti baginda.
Tidak membalas keburukan mereka, walaupun baginda mampu.
Menjauhi mereka dengan cara yang baik, yaitu tanpa permusuhan terbuka atau balasan kasar.
Ibnu Katsir juga menjelaskan bahwa ini adalah peringkat awal dakwah, sebelum turunnya perintah untuk berjihad. Jadi pendekatannya adalah kesabaran dan pengendalian diri.
👉 Hikmahnya: Dalam fase tertentu, menahan diri lebih kuat daripada melawan.
Tafsir Al-Qurtubi
Al-Qurtubi memberi penekanan pada maksud "hijran jamīlan" (menjauh dengan cara yang baik):
Maksudnya adalah meninggalkan tanpa menyakiti, tanpa membalas dengan kata-kata kasar.
Ia bukan sekadar menjauh secara fizikal, tetapi juga menjaga lisan dan hati dari kebencian.
Ini menunjukkan akhlak yang tinggi, kerana seseorang tetap berbuat baik walaupun disakiti.
👉 Hikmahnya: Adab dalam menjauh itu penting — bukan semua perpisahan perlu disertai konflik.
Kesimpulan gabungan
Dari kedua tafsir ini, kita dapat beberapa pelajaran besar:
Sabar bukan pasif, tetapi strategi yang bijaksana.
Menjauh bukan tanda kalah, tetapi cara menjaga maruah dan ketenangan.
Islam mengajar kita untuk menghadapi keburukan dengan akhlak, bukan reaksi emosi.
Ulasan
Catat Ulasan